KOPI & JANTUNG

Kopi Sumatera

Kopi memang sangat fenomenal bahkan kepopuleranmya di planet ini hampir menyamai Anggur. Aktivitas minum kopi sudah merasuk kesendi-sendi peradaban manusia dimanapun berada dan telah menjadi simbol kenikmatan. Beberapa istilah pun muncul untuk menamai suatu kegiatan meski kegiatan tersebut sama sekali tidak ada hubungannya dengan Kopi, misalnya untuk melakukan rapat atau pertemuan dipagi hari orang banyak menamai kegiatan tersebut dengan “Coffee Morning”, dan di Indonesia juga orang sering bilang “Ngopi-ngopi dulu” untuk mengajak bersantai ria. Kata kopi sendiri berasal dari bahasa Arab yaitu “qahwah” yang berarti kekuatan, karena pada awalnya kopi digunakan sebagai makanan berenergi tinggi.Kata “qahwah” kembali mengalami perubahan menjadi “kahveh” yang berasal dari bahasa Turki dan kemudian berubah lagi menjadi koffie dalam bahasa Belanda Penggunaan kata koffie segera diserap ke dalam bahasa Indonesia menjadi kata kopi yang dikenal saat ini.

Dalam perjalanan panjangnya, kopi menjadi minuman ternikmat yang pernah ada. Kopi ada 4 jenis, yaitu kopi arabica (Coffea arabica), kopi robusta (Coffea canephora), kopi liberica (Coffea liberica) dan kopi excelsa (Coffea dewevrei). Kenikmatan minum Kopi dapat dikecap segala lidah, tidak peduli dari kalangan atau kelompok manapun, tidak peduli Ras, Agama, kaya atau miskin, semua minum kopi. Sebuah penelitian ilimiah yang di lakukan para Ilmuan di Amerika Serikat menyatakan bahwa kemungkinan besar kopi dapat memberikan efek positif bagi kesehatan bahkan lebih besar dari pada mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran Para ilmuwan menghitung jumlah kandungan anti-oksidan (zat anti unsur radikal bebas) pada lebih dari 100 jenis makanan termasuk sayur-sayuran, buah-buahan, kacang, aneka bumbu, minyak dan minuman. Hasil penemuan tersebut kemudian dikombinasi dengan data yang ada di Departemen Pertanian AS. Kopi terbukti merupakan sumber anti-oksidan terbesar yang kemudian diikuti oleh makanan dan minuman lainnya seperti teh hitam, pisang, kacang-kacangan kering, dan jagung. Baik kopi berkafein atau bebas kafein keduanya memberikan sumbangan anti-oksidan sama tingkatnya.

Pengaruh Kopi Pada Jantung

Kafein merupakan senyawa kimia alkaloid yang dikenal sebagai trimetilsantin dengan rumus molekul nya adalah C8H10N4O2. Kafein bekerja dalam tubuh dengan mengambil alih reseptor adenosin dalam sel syaraf yang akan memacu produksi hormon adrenalin. Zat anti unsur radikal bebas ini berkaitan dengan sejumlah keuntungan dan manfaat bagi kesehatan termasuk melindungi seseorang dari terkena penyakit kanker atau jantung. Dalam dunia kedokteran, kafein sering digunakan sebagai perangsang kerja jantung dan meningkatkan produksi urin. Dalam dosis yang rendah kafein dapat berfungsi sebagai bahan pembangkit stamina dan penghilang rasa sakit. Namun Sayangnya, kebiasaan minum kopi acap kali memunculkan efek “kecanduan” baik secara psikologis maupun fisiologis. Oleh sebab itu sebagai penggemar kopi seyogyanya gemar juga mencari tau tentang kelebihan dan kekurangan kopi tersebut. Sebagai penikmat kopi mungkin ada baiknya anda tau bahwa kopi hanya baik dikonsumsi yaitu sebanyak 85 – 200 mg atau 1 – 2 cangkir kopi sehari.

Minum kopi di atas 250 mg sekaligus dapat menyebabkan gangguan kesehatan, seperti jantung berdebar, gelisah, insomnia (sulit tidur), gugup, tremor (tangan bergetar), bahkan mual sampai muntah-muntah. Bila dalam sehari minum 1,360 g kopi kasar (sekitar 6-7 cangkir), diperkirakan risiko untuk terkena serangan jantung atau stroke naik 10%. Selain itu kadar vitamin B6 bisa berkurang sampai 21%. Atas dasar itu alangkah baiknya tidak minum kopi, khususnya bagi mereka yang berisiko tinggi penyakit jantung. Kalau pun harus minum kopi, untuk kita sebaiknya hanya 1-3 cangkir sehari (standar untuk orang Eropa 3-5 cangkir). Itu pun tidak pada saat menjelang tidur. Sebuah penelitian yang dimuat dalam journal of neurology, neurosurgry and psychiatry tahun 2002 menyimpulkan bahwa minum lebih dari 5 gelas kopi perhari akan meningkatkan resiko terjadinya kerusakan pada dinding pembuluh darah. Satu cangkir kopi rata2 mengandung 100-150 miligram kafein, satu demitasse (cangkir mini untuk espresso) single-espresso rata2 mengandung 80-120 miligram kafein.

Telah Terbit on Desember 16, 2010 at 7:53 pm  Komentar Dinonaktifkan pada KOPI & JANTUNG  
%d blogger menyukai ini: